Tanggapan Martial Tentang Perselisihannya Dengan Mourinho

Akhirnya, Anthony Martial buka suara tentang alasan ketidakhadirannya di tur pra musim Manchester United usai Jose Mourinho mengecam stiker asal Prancis tersebut.

Anthony Martial yang berusia 22 tahun meninggalkan tur pra musim Manchester United di Amerika Serikat sebulan lalu untuk menghadiri kelahiran anaknya yang kedua dan juga belum kembali ke tim maupun melapor ke Carrington untuk berlatih.

Dikavarkan Mu sedniri telah siap mendenda Martial hingga 180.000 poundsterlung taau setara dengan 3,41 miliar rupiah karena dianggap tak disiplin selama dirinya tak bersama – sama dengan tim.

Adapaun berita yang mengakatn bahwa muncul perseteruan antara Martial dengan Jose Mourinho. Hal tersebut terjadi di tenagh – tengah upaya Martial untuk meninggalkan klub pada musim ini. Mou pun mengarahkan kritik yang mengarah pada Martial pada hari Rabu pagi dan pemain depan tersebut menyautinya di pagi itu juga.

“Terima kasih atas semua posting Anda. Swan (nama anak kedua Martial) kecilku baik-baik saja, untuk ibunya itu lebih sulit, tetapi berkat Tuhan dia lebih baik sekarang,” ujar Martial.

“Maaf, tapi keluargaku akan selalu prioritas utama, besok kembali ke Manchester,” tambahnya.

Mourinho diyakini marah dengan kurangnya komitmen Martial, dan tampaknya mengkritik penyerang Prancis tersebut seiring Setan Merah mempersiapkan diri untuk tahap akhir dari persiapan pramusim.

“Para pemain saya luar biasa dalam usaha mereka, tetapi kami memiliki lebih banyak usaha di depan kami,” kata Mourinho.

“Kami pergi ke Munich dalam beberapa hari dan kami memulai Premier League dalam sembilan hari. Ini pemain yang kami miliki ditambah Lindelof, yang memulai latihan dua hari lalu, ditambah Marcus Rashford, Jones dan Lukaku, karena mereka memberi komitmen mereka kepada tim dengan mempersingkat tiga hari liburan mereka,” tambahnya.

“Jadi, mereka akan kembali tiga hari lebih awal untuk mencoba dan tersedia untuk tim [melawan Leicester pada 11 Agustus],” ujar pelatih asal Portugal itu.

“Dan dengan semangat fantastis yang kami miliki, pada sebagian besar pemain, saya ulangi: pada sebagian besar pemain, kami memiliki semangat fantastis, kami mengerahkan segala yang kami miliki ke Premier League,” tandas Mourinho.