Tak Diberi Ijin Pulang Indonesia, Walian Minta Maaf

Ezra Walian meminta maaf karena tak dapat membantu Indonesia di Asian Games 2018 lewat surat terbuka. Klub yang sekarang diperkuat Walian, RKC Waalijk. tak mengijinkan Walian untuk kembali ke Tanah Air.

Kini Ezra berseragam RKC Waalijk usai dipinjamkan oleh klub sebelumnya Almere City yang sama – sama klub dari Liga Belanda di divisi Jupilier League.

Peminjaman Ezra ini dilakukan Almere City karena Ezra mengaku tak mendapatkan jaminan starter dan Ezra memutuskan untuk menerima RKC Waalijk yang siap meminangnya sebagai starter.

“Musim lalu merupakan masa-masa sulit bagi saya. Setelah bermain reguler di paruh musim pertama, saya kesulitan mendapat menit bermain pada paruh musim kedua,” tulis Ezra di akun Instagramnya.

“Musim ini, harapan baru datang bersama pelatih baru di Almere City. Namun setelah menjalani tiga pekan pramusim, pelatih memberi tahu saya bahwa untuk pekan-pekan awal saya tidak akan menjadi starter. Ssat ini saya masih berusia 20 tahun. Pada fase ini, saya ingin terus mengembangkan diri dengan bermain secara reguler.”

“Dua pekan lalu, pihak klub pun menawarkan untuk meminjamkan saya ke RKC Waalwijk, klub yang juga berasal dari Jupiler League tapi punya sejarah panjang di dunia sepak bola. Pelatih kepala mereka, sangat menginginkan saya untuk bergabung. Kesempatan yang mungkin tidak akan datang dua kali di mana mereka memberikan garansi bermain sebagai starter. Tentu, seperti pemain lainnya saya harus membuktikan diri saya,” tuturnya.

Karena peminjaman Ezra ini, RKC tak memberikan ijin Ezra untuk bermain di Asian Games 2018. Tim pelatih RKC ingin Ezra menyesuaikan diri dengan tim barunya ini karena pada tanggal 17 Agustus mendatang kompetisi Jupilie League sudah akan dilaksanakan.

“Dalam proses negosiasi, saya sempat meminta izin kepada RKC untuk bermain di Asian Games 2018. Bagi saya membela Timnas Indonesia merupakan suatu kebanggaan yang tidak bisa dibandingkan dengan apa pun,” katanya.

“Namun RKC enggan melepas saya ke Asian Games. Salah satu alasannya adalah proses adaptasi. Saya bisa memahami maksud RKC. Saya sudah ketinggalan banyak masa pra-musim bersama mereka. Mereka ingin mengandalkan saya sejak awal musim yang akan dimulai pada tanggal 17 Agustus. Agar saya bisa cepat beradaptasi, pelatih ingin saya langsung mengikuti sesi latihan. Momen ketika Anda membaca tulisan ini saya sudah menjalani sesi latihan perdana saya di RKC.”

“Tentu awalnya saya sempat ngotot untuk bermain di Asian Games 2018. Bermain untuk Indonesia di depan puluhan ribu penonton merupakan mimpi saya sejak kecil,” ujar Ezra.

Ezra Walian pun secara keseluruhan meminta maaf karena ia tak dapat memebantu timnas Indonesia u-23 di Asian Games 2018 mentang. Ia juga mengucapkan terima kasih untuk sang pelatih LuisMilla yang sudah memeberikannya kepercayaan dan mengundangnya kedalam skuad Timnas Indonesia U-23.

Saya mohon maaf sedalam-dalamnya, Indonesia. Saya sangat sedih. Namun, masa depan saya masih panjang dan saya berjanji akan terus menempa diri hingga nantinya bisa terus membela Indonesia hingga 10 atau bahkan 15 tahun ke depan,” ucapnya.

“Untuk pelatih Luis Milla terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Rekan-rekan Garuda Muda semangat untuk menciptakan sejarah bagi Indonesia di mana saya yakin kalian akan mampu lolos hingga semifinal. Saya memang tidak bisa bermain di Asian Games, tapi saya akan menjadi suporter Nomor 1 untuk Timnas Indonesia di Asian Games 2018.

“Garuda selalu berada di hati saya. Garuda di dadaku, Hidup Indonesia!” seru Ezra.