Maradona Ingin AFA Dirombak

Federasi Sepakbola Argentina (AFA) didesak oleh Diego Maradona untuk dilakukan restrukturisasi supaya tim sekali lagi dapat meraih kesuksesan.

Tim nasional Argentina tersingkir dari Piala Dunia 2018 di Rusia pada musim panas ini karena kekalahan 3-4 dari sang juara tahun ini, Prancis di babak 16 besar.

“Sebuah rumah harus dibangun di atas fondasi yang kuat, dan hari ini rumah induk sepakbola Argentina (AFA) adalah bencana,” kata Maradona.

Mantan pelatih Argentina yang berusia 57 tahun tersebut mengkritik direktur AFA dan staf yang mengelu – elukan Presiden AFA, Claudio Tapia, setelah kembalinya mereka dari Rusia di Bandara Ezeiza di Buenos Aires awal bulan ini.

“Sudah pasti, orang-orang yang korup bersamanya (Tapia di AFA) pergi untuk menyambutnya di Ezeiza,” ujar Maradona.

AFA sendiri sedang mencari pelatih baru untuk tim nasional Argentiina setelah memecat Jorge Sampaoli yang berusia 58 tahun tersebut pada pekan lalu.

Maradona yang berhasil memenangkan trofi Piala Dunia pada tahun 1986 lalu mengesampingkan ketertarikannya pada jabatan tersebut.

“Tidak, tidak, tidak. Bukan saya. Saya tidak berbicara tentang pelatih [Argentina],” tegasnya.

“Saya berbicara tentang [penunjukan] direktur dan tahu betul apa yang sedang mereka lakukan,” tandasnya.

Maradona mengungkapkan is malu dengan penampilan Argentina di Piala Dunia 2018.

“Saya merasa malu. Sangat sedih melihat pengembaraan tanpa tujuan tim Argentina,” ungkap Maradona.

Lionel Messi sang mega bintang yang diharapkan dapat membawa Argentina lebih jauh justru tampil kurang maksimal di Piala Dunia 2018. Namun sang legenda Argentina tersebut tak ingin menyalahkan sang mega bintang Barcelona tersbeut.

“Hari ini, Messi berjuang dengan hati petarungnya karena dia tidak punya siapa-siapa untuk membantunya mengoper bola. Saya sama sekali tidak bisa menyalahkannya,” tegasnya.