Akhirnya Neymar Ungkapkan Kekesalannya Atas Hujatan Divingnya

Akhirnya Neymar yang terus dikatakan tukang diving tak tahan menahan kesabarannya meski Piala Dunia 2018 sudah usai. Sang bintang PSG tersebut bahkan mulai berani memberikan balasan sengit pada semua pengkritiknya.

Memang ajang Piala Dunia 2018 menjadi momen yang tak dapat dilupakan bagi Neymar karena gagal memabawa tim nasional Brazil melaju ke babak final, namun ia juga menerima banyak hujatan karena dianggap aksi divingnya yang berlebihan.

Tim nasional Brazil sendiri hanya berhasil melaju hingga babak perempat final Piala Dunia 2018. Belgia berhasil menghentikan langkah Brazil dengan kemenangannya 2-1 atas Brazil.

Lantas, Neymar jadi sasaran olokan dan kecaman karena dianggap sebagai salah satu pihak yang harus bertanggung jawab dibalik keterpurukan Brazil. Neymar juga kerap memperlihatkan kebiasaan buruknya dalam beberpaa pertandingan di Piala Dunia 2018 yang bahkan belum meredakritikannya hingga kini.

Hobinya dalam melakukan aksi diving menjadi sorotan utama baginya. Ketika terkena pelanggaran pun ia selalu menunjukan reaksi kesakitan yang berlebihan hingga berguling – guling kelojotan bagaikan telah mendapatkan pelanggaran keras. Aksinya tersebutpun mendapat kecaman dari banyak pihak.

“Semua kritik untuk saya sudah sangat berlebihan. Semua orang lebih cepat mengkritik yang dilanggar dibandingkan yang melakukan pelanggaran dilapangan. Saya ini pergi main bola ke Piala Dunia untuk bermain, untuk mengalahkan lawan, bukan untuk ditendang!” ujar Neymar kepada AFP, dilansir NDTV Sports.

“Saya selalu harus menggunakan es untuk kompres kaki saya untuk empat sampai lima jam lamanya. Tidak mudah menjadi saya, kalian tidak akan pernah bisa mengerti betapa sulitnya jika belum pernah merasakan.”

“Kritik saya sudah terlalu dibesar-besarkan, tapi saya tetap saja orang hebat, saya terbiasa berurusan dengan hal seperti ini ya. Saya tidak bisa jadi wasit dan bermain pada saat yang sama, tapi ada saatnya saya berharap bisa,” lanjutnya lagi.

Neymar pun juga merespon terhaadap kabar bahwa ia akan meninggalkan PSg. Real Madrid lagi – lagi disebut akan menjadi pelabuhan Neymar berikutnya. Neymar dianggap sebagai sosok yang akan menggantikan peran Christiano Ronaldo.

“Semuanya yang muncul dengan kisah-kisah ini kenapa seperti tahu lebih banyak tentang kehidupan saya daripada saya sendiri? Saya tidak akan mau menanggapi pertanyaan seperti ini karena tidak ada yang terjadi,” pungkas Neymar dengan kesal.